VIRGIN COCONUT OIL(VCO)

Virgin Coconut Oil (Minyak Kelapa Murni)

Virgin coconut oil terbuat dari kelapa segar pilihan berasal dari kualitas yang masih murni dan

belum tercemar pestisida atau bahan kimia lain seperti pupuk, sehingga benar-benar organic dan murni.

Minyak kelapa umumnya mendapatkan cap buruk karena mengandung lemak jenuh yang tinggi. Namun, sebenarnya terdapat pula berbagai manfaat dari minyak kelapa, khususnya jenis minyak kelapa yang disebut  sebagai virgin coconut oil (VCO).

Cara membuat virgin coconut oil / VCO sendiri di rumah dengan menggunakan metode-metode fermentasi spontan sebagai berikut: :

  • Pilih kelapa yang sudah matang atau yang berwarna cokelat bukan yang hijau muda, lalu diambil kulit dan tempurung
  • Setelah dibersih semua kemudian diparut bisa menggunakan mesin/parut manual.
  • Parutan kelapa tersebut dicampur air dengan ukuran 1 buah dan air 2 gelas  kemudian diperas menggunakan kain putih bersih.
  • Saringlah santan kelapa gunakan kain katun tipis yang diletakan di atas wadah mulut lebar. Tuangkan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok kecil. Peras daging kelapa yg sudah dihancurkan tadi menggunakan kain katun tipis. Lakukan secara berulang 3 kali sampai  santan kelapanya habis.
  • Diamkan air perasan kelapa selama selama 3 hari. Agar santan dan minyak dapat terpisah dan lapisan minyak akan muncul di bagian atas.
  • Ambil minyak dengan menggunakan sendok, dan anda telah mendapatkan virgin coconut oil VCO murni.
  • Saringlan minyak VCO dengan menggunakan tiuse agar minyak VCO benar-benar bersih

    Kasiat dan manfaat

    Berikut adalah khasiat dan manfaat VCO untuk kesehatan :

    1. Asam laurat

     

    VCO mengandung hampir 50 persen asam laurat, suatu asam lemak rantai sedang dengan berbagai manfaat kesehatan. ASI merupakan sumber penting lain dari asam laurat.\

    2. Antimikroba 

    Karena kandungan asam laurat yang tinggi, VCO memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan antivirus.Tubuh mengubah asam laurat menjadi monolaurin yang bertanggung jawab sebagai penghancur virus.

    VCO juga dipercaya memperlambat pertumbuhan virus pada pasien HIV / AIDS.

    3. Sistem kekebalan tubuh 

    Asam laurat yang ditemukan dalam ASI membantu bayi untuk melawan infeksi.

    Asam laurat dalam VCO juga mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih terlindung terhadap penyakit.

    Karena diet orang dewasa umumnya rendah dalam asam laurat, VCO merupakan sumber mudah dan ampuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    4. Kolesterol baik 

    VCO dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sambil mempromosikan peningkatan HDL atau kolesterol baik.

    Sebuah studi tahun 1980 oleh Dr Hostmark menunjukkan bahwa tikus yang makan 10 persen VCO menghasilkan lebih sedikit kolesterol buruk dan lebih banyak kolesterol baik dibanding tikus yang makanannya terdiri dari 10 persen minyak bunga matahari.

    5. Antibiotik super 

    Efek dari pengobatan modern adalah munculnya strain bakteri yang tahan terhadap antibiotik.

    Sebuah studi tahun 2005 oleh Georgetown University menunjukkan bahwa asam laurat dalam VCO mampu mengobati infeksi bakteri pada tikus lebih baik dari antibiotik biasa.

    6. Baik Untuk ibu hamil dan menyusui

     

    Anjuran orang tua zaman dulu untuk mengonsumsi minyak kelapa, ada benarnya karena minyak kelapa memiliki kandungan yang luar biasa. Selain mematikan berbagai mikroorganisme berbahaya kandungan MCFA ((asam laurat, asam kaprilat,asam kaprat,asam oleat, asam miristat,asam palmitat)  dalam VCO juga memberikan energi yang dibutuhkan saat bayi mau lahir.

    Beberapa pengalaman menyebutkan bahwa konsumsi VCO saat  ibu hamil memberikan pengaruh yang sangat baik untuk bayi, bukan saja saat di dalam kandungan bayi lebih sehat, namun ketika lahir bayi dalam keadaan bersih dan sehat. Selain itu VCO membuat produksi  ASI menjadi lebih banyak dan lebih berkualitas.

    Minyak Virgin Coconut Oil

    Alamat  : Lialuli, Desa Maneikun Kec. Lasiolat, Kabupaten Belu

    Tlp. 081 338 711 060

    Email : vinsenruben766@gmail.com

     

    SEKIAN: ANSELMUS SERAN

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan